Setiap tahun, Artec merilis versi terbaru dari Artec Studio dengan berbagai peningkatan yang membuat proses 3D scanning semakin canggih dan mudah digunakan. Mulai dari versi 15 yang menghadirkan HD Mode (menggandakan resolusi Artec Leo dan Eva), hingga versi 19 dengan AI Photogrammetry yang bisa mengubah foto dan video menjadi model 3D.
Di tahun perayaan 20 tahun Artec, hadir Artec Studio 20 dengan pengalaman pengguna yang lebih baik. Salah satu fitur terbarunya yang paling menarik adalah Workflows, yaitu fitur yang dirancang untuk mengotomatiskan proses pengolahan data hasil scan 3D. Dengan fitur ini, proses dari pengambilan data hingga menjadi model 3D siap pakai menjadi jauh lebih cepat dan praktis.
Lalu, apa sebenarnya fitur Workflows ini? Dan apa keunggulannya dibanding versi sebelumnya?
Apa Itu Fitur Workflows?
Dalam proses 3D scanning, setelah kita memindai objek menggunakan scanner, data mentah yang dihasilkan belum bisa langsung digunakan. Data tersebut harus melalui beberapa tahap pengolahan seperti:
-
Registrasi (menggabungkan beberapa hasil scan)
-
Fusion (menyatukan data menjadi bentuk utuh)
-
Optimalisasi mesh (merapikan permukaan model)
-
Ekspor file ke format tertentu
Biasanya, proses ini dilakukan satu per satu secara manual dan bisa memakan waktu cukup lama.
Nah, Workflows hadir untuk mengotomatiskan semua langkah tersebut. Anda bisa membuat urutan proses (pipeline) sesuai kebutuhan, lalu menjalankannya hanya dengan satu klik. Setelah dibuat, workflow ini bisa disimpan dan digunakan kembali kapan saja.
Artinya, Anda tidak perlu mengatur ulang langkah-langkah dari awal setiap kali memproses scan yang serupa.
Bagaimana Cara Kerja 3D Scanning di Artec Studio 20?
Secara sederhana, prosesnya terdiri dari tiga tahap:
1. Pengambilan Data (Hardware)
Anda menggunakan scanner 3D Artec untuk memindai objek fisik. Jika menggunakan fitur AI Photogrammetry (diperkenalkan di versi 19), Anda bahkan bisa memakai foto atau video dari smartphone, kamera DSLR, atau drone.
2. Pengolahan Data (Software)
Data hasil scan dimasukkan ke dalam Artec Studio. Di sini, software menggunakan algoritma berbasis AI untuk:
-
Membersihkan data
-
Menggabungkan beberapa hasil scan
-
Membentuk model 3D utuh
Dengan fitur Workflows, tahap ini bisa berjalan otomatis tanpa harus dilakukan manual satu per satu.
3. Ekspor Model
Setelah model selesai diproses, Anda bisa mengekspornya ke software lain seperti CAD, software reverse engineering, atau aplikasi inspeksi.
Siapa yang Cocok Menggunakan Fitur Ini?
Fitur Workflows sangat cocok untuk:
-
Pengguna yang sering memindai objek dengan jenis yang sama
-
Perusahaan manufaktur
-
Tim reverse engineering
-
Industri inspeksi kualitas
-
Studio CGI atau visualisasi 3D
Jika Anda sudah menemukan pengaturan terbaik untuk jenis objek tertentu, Anda bisa menyimpannya sebagai workflow. Jadi setiap kali memindai objek serupa, cukup jalankan workflow tersebut tanpa perlu mengatur ulang.
Cara Membuat Workflows
Prosesnya cukup sederhana:
Langkah 1: Tambahkan Tools
Masuk ke menu Workflows lalu klik Add Tool. Pilih langkah-langkah yang ingin dimasukkan, seperti registrasi, fusion, atau mesh optimization.
Setiap langkah bisa diatur sesuai kebutuhan Anda.
Langkah 2: Jalankan Proses
Setelah semua langkah diatur, klik Run. Artec Studio akan menjalankan semua proses secara otomatis dari awal hingga selesai.
Menyimpan dan Membagikan Workflow
Workflow yang sudah dibuat bisa disimpan dalam format file (.aswf). Anda juga bisa membagikannya ke rekan kerja agar mereka bisa menggunakan pengaturan yang sama.
Untuk mengimpor workflow, cukup klik ikon gear lalu pilih Import Workflows.
Fitur Tambahan: Automation & Scripting
Bagi pengguna dengan langganan tahunan Artec Studio, tersedia fitur tambahan berupa command-line scripting.
Dengan scripting ini, Anda bisa:
-
Mengotomatiskan seluruh proses tanpa campur tangan manual
-
Memproses banyak file sekaligus (batch processing)
-
Mengintegrasikan dengan software lain seperti Geomagic Control X untuk membuat laporan inspeksi otomatis
Artinya, Anda bisa memulai proses dan membiarkannya berjalan sendiri, tanpa harus duduk di depan komputer.
Jika belum familiar dengan scripting, tim Artec siap membantu membuatkan script sesuai kebutuhan Anda.
Mengapa Harus Menggunakan Workflows?
1. Lebih Cepat (Hingga 70%)
Ada tiga cara memproses data di Artec Studio 20:
-
Manual
-
Autopilot
-
Workflows
Menurut Artec, penggunaan Workflows bisa 70% lebih cepat dibanding dua metode lainnya. Setelah diatur, semuanya cukup satu klik.
2. Hasil Konsisten
Karena langkah-langkahnya sudah ditentukan dan disimpan, semua anggota tim bisa menghasilkan kualitas yang sama. Ini sangat penting dalam proyek tim atau produksi massal.
3. Bisa Disesuaikan
Anda bisa membuat workflow berdasarkan:
-
Jenis objek tertentu
-
Model scanner tertentu
-
Tingkat akurasi
-
Resolusi
-
Jumlah polygon
Artec juga menyediakan Workflows Library, yaitu kumpulan workflow yang sudah dioptimalkan untuk berbagai kebutuhan.
Fitur Lain di Artec Studio 20
Selain Workflows, Artec Studio 20 juga menghadirkan:
-
HD Mode untuk Artec Micro II
-
Spider II Autopilot
-
Peningkatan AI Photogrammetry
-
Integrasi file RCP
-
Tampilan antarmuka yang diperbarui
Semua peningkatan ini membuat proses 3D scanning semakin cepat, presisi, dan mudah digunakan.
Kesimpulan
Artec Studio 20 membawa lompatan besar dalam dunia pengolahan data 3D scan, terutama dengan hadirnya fitur Workflows. Fitur ini membantu pengguna menghemat waktu, meningkatkan konsistensi hasil, dan menyederhanakan proses kerja.
Bagi pemula, fitur ini sangat membantu karena mengurangi kompleksitas proses. Sedangkan bagi profesional dan perusahaan, Workflows bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas secara signifikan.
Dengan kombinasi otomatisasi, AI, dan kemudahan penggunaan, Artec Studio 20 menjadi solusi modern untuk kebutuhan 3D scanning masa kini.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan gom indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi gom.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
